
Tak hanya Waduk Sermo Kulonprogo, lalu Waduk Jatigede Sumedang, kemudian Waduk Wonorejo di Tulung Agung, saja yang menjadi tempat wisata, tapi di perbatasan Banyuwangi – Situbondo juga ada Waduk Bajulmati.
Sekilas tentang Waduk Bajulmati
Waduk Bajulmati disebut mirip dengan salah satu ikon Raja Ampat yaitu Pulau Wajag. Waduk ini dapat menampung air hingga 10 juta meter kubik yang bisa mengaliri persawahan seluas 1.800 hektar di wilayah Banyuwangidan Situbondo.
Pembangunan waduk ini menelan dana yang cukup besar yaitu Rp422 miliar. Kehebatan waduk ini bisa dijadikan pembangkit tenaga listrik yang berpotensi menghasilkan energi listrik mikro hydro sebesar 340 kW (kilowatt).
Sumber gambar: instagram @adisusanto10
Tips Berkunjung ke Waduk Bajulmati
Kamu yang ingin melihat langsung keindahan Raja Ampat KW ini, sebaiknya datang pagi atau sore hari.
Jika kamu datang pada siang hari, sebaiknya membawa payung atau topi karena sinar matahari di sini begitu menyengat.
Jika berkunjung ke Waduk Bajulmati, jangan lupa juga berkunjung ke Taman Nasional Baluran, karena lokasinya cukup berdekatan hanya berjarak 5 kilometer.
Sebaiknya bawa bekal (makanan dan minuman) karena sulit menemukan warung di sini.
Sumber gambar: instagram @lenitiara
Lokasi dan Alamat Waduk Bajulmati
Waduk Bajulmati berlokasi di perbatasan Banyuwangi dan Situbondo, tepatnya di Desa Wonorejo, Kecamatan Banyu Putih dan Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi.
Rute Menuju Waduk Bajulmati
Jika kamu dari pusat kota Banyuwangi, maka kamu bisa melalui jalur lintas Banyuwangi-Situbondo yang akan melewati pelabuhan Ketapang menuju Pantai Watu Dodol lalu menuju ke Taman Nasional Baluran.
Setelah melewati Taman Nasional Baluran, kamu akan menemukan Gapura yang bertuliskan Waduk Bajulmati, masuk ke dalam maka kamu akan menemukan Waduk yang menjadi miniatur Wajag Raja Ampat.